PROPOSAL KEHIDUPAN, Portofolio Di Mata Sang Pemilik Kehidupan

Posted on


Sikap hidup yang baik adalah modal dasar seseorang untuk memperoleh kehidupan yang baik

Di akhir pembelajaran, seluruh mahasiswa Diploma 1 Tahun Sekolah Tinggi Ilmu Komputer Cipta Karya Informatika (STIKOMCKI) jurusan design grafis dan web design diharuskan membuat portofolio kesuksesan belajar mereka dalam bentuk hasil karya. Gunanya portofolio ini adalah untuk memberikan kesan positif pada kemampuan lulusan dan sanggup berkompetisi dalam mencari peluang kerja dan usaha. Semakin baik portofolio siswa yang bersangkutan, akan semakin banyak perusahaan yang tertarik.

Bagi STIKOMCKI sendiri, yang berdiri sederhana di Timur Jakarta, penting sekali membimbing mahasiswanya untuk mampu membuat portofolio yang baik dan mengarahkannya, syukur-syukur bisa menyalurkannya ke perusahaan-perusahaan yang menjadi relasi STIKOMCKI. Sebab hal ini juga menjadi portofolio tersendiri bagi STIKOMCKI. Semakin banyak lulusannya yang diserap pasar kerja dan usaha, semakin baik pula pencitraan nama yang dibangunnya.

Begitu pula dengan perusahaan, contohnya, Mekatama Advertising, PT mereka sibuk membuat company profile yang baik melengkapi proposal penawaran produk mereka ke customer. Company Profile yang berisi penjelasan keadaan dan kedudukan mereka, keunggulan layanan mereka, dan produk-produk yang sudah lebih dulu dihasilkan, menjadi jendela yang sangat penting bagi calon customer potensial. Calon customer bisa mengukur apakah Mekatama Advertising layak dijadikan mitra bisnis.

Berbicara mengenai portofolio atau company profile, Luqman jadi teringat sendiri akan posisi manusia dihadapan Allah. Allah sebagai pencipta dan manusia sebagai ciptaan-Nya. Allah sebagi pemberi, dan manusia sebagai yang diberi. Allah sebagai Pemelihara, dan manusia sebagi yang dipelihara. Allah sebagai Pelindung, dan manusia sebagai yang dilindungi. Allah sebagai penyedia sarana kehidupan, dan manusia sebagai pihak yang ikut menikmati. Dan seterusnya.

Melihat hubungan seperti itu -interaksi antara mahasiswa tadi dengan perusahaan atau perusahaan Mekatama dengan klien-nya-  berarti juga ada hubungan kepentingan antara Allah dengan kita, kita dengan Allah. Maaf, bagi Allah, tentu lain sifatnya. Dia tidak berkepentingan terhadap kita dalam artian Allah tidak butuh kepada kita, justru kitalah yang mempunyai kepentingan terhadap-Nya. Kalaupun harus disebut ada hubungan kepentingan antara Allah dengan kita adalah, bahwa Dia butuh kita agar manusia tahu betapa kasih dan sayang Allah, betapa pedulinya Dia, dan betapa Dia mau memberikan segalanya kepada manusia-manusia penurut yang juga cinta kepada-Nya. Inilah mungkin bentuk kepentingan Allah terhadap kita.

Bagaimana dengan kita? Wah, banyak sekali. Kita tidak bisa makan tanpa mulut yang diberikan Allah. Kita tidak bisa berjalan tanpa kaki indah yang diberikan Allah. Kita tidak bisa merasakan manis-pahitnya makanan, tanpa lidah karunia Allah. Kita tidak bisa melihat indahnya bintang di langit, tanpa mata. Kita tak akan mampu merasakan sejuknya udara pegunungan tanpa kulit. Kita tidak bisa merasakan indahnya kehidupan kalau kita sakit.

Dikaruniai-Nya kita dengan rasa, tanpa rasa kehidupan jadi hambar. Kita bisa tertawa, menangis, merasakan sedih, merasakan kegembiraan, atau bahkan kadang perasaan tersebut menjadi satu campur aduk dalam hati kita. Dan masih banyak lagi. Sesungguhnya, tidak ada satu detik pun kejadian kehidupan manusia yang bisa lepas dari keberadaan-Nya sebagai Sang Maha Segala.

Bila demikian, tentu harusnya kita menjaga sikap kita di mata-Nya. Kita harus mempersembahklan proposal kehidupan yang baik dihadapan-Nya. Anggap saja layaknya pekerja profesional yang membuat portofolio yang baik, karyawan yang menjaga track record-nya sepanjang menjadi karyawan, dan atau perusahaan yang menjaga mutu layanannya kepada customer. Bagaimana kalau kemudian Allah sebagai Penyedia kebutuhan kita menghentikan aliran fasilitas dari-Nya? Celaka kita!

Kita harus berjalan dengan baik, karena Allah telah menyediakan semua kebutuhan kita. Bahkan kehendak kita pun berada dalam pengawasan-Nya. Kalau proposal kehidupan kita jelek, bisa jadi semua fasilitas yang diberikan Allah akan berangsur-angsur Dia tarik atau bahkan Dia musnahkan, sebelum kita dipanggil menghadap-Nya. Kalau portofolio kita sebagai manusia tidak ada catatan bagusnya atau kejelekannya lebih banyak ketimbang kebaikan, sangat mungkin Allah menahan cinta dan kasih sayang-Nya kepada kita. Kalau Allah tiada berkenan memberikan cinta kasih-Nya, percayalah… kehidupan kita teramat dekat dengan kesusahan dan jauh dari kesenangan, meski bergelimang harta dan bagusnya kedudukan.

Inti tulisan sederhana ini adalah, buatlah kehidupan kita menjadi baik. Karena kehidupan ini ada yang mengatur, yaitu Allah rabbul’alamin. Kalau Dia senang kepada kita, bahagialah kita dunia akhirat. Tapi, kalau Dia tidak suka, “tamat” riwayat kita sebagai manusia. Sejumlah peluang kehidupan yang menyenangkan dan membahagiakan dari Allah menunggu bagi siapa saja diantara kita yang bisa mempersembahkan kebaikan dihadapan-Nya dan mengurangi keburukan.

Salah satu bentuk proposal kehidupan yang baik adalah kemauan kita untuk menyempatkan diri “bertemu” dengan Allah, melalui ibadah ritual shalat . Hal lainnya yang mempercantik proposal kita adalah keyakinan kita akan kuasa-Nya, percaya kepada keberadaan-Nya, belaian kasih kita kepada anak yatim, menjauhi zina, mengurangi kebohongan, hormat dan sayang kepada orangtua.

Semakin bagus proposal kehidupan kita di mata Sang Pemilik Kehidupan, maka kita dianggap sebagai bagian orang yang bersyukur. Dan terhadap orang yang bersyukur, Allah tidak segan-segan untuk terus-menerus menambah karunia dan nikmat-Nya, bukan saja di dunia ini, tapi juga kelak di kehidupan kedua. Sebaliknya, bagi siapa saja yang memiliki catatan kehidupan yang jelek, boleh jadi proposal kehidupannya juga jelek di mata Allah. Sehingga dia tidak berkenan mengucurkan rahmat-Nya lebih jauh, kecuali napas yang boleh kita hirup selama kita masih menjadi manusia. Wallahu a’lam.

Sumber : Majalah Hadila oleh Ust. Yusuf Mansur

2 thoughts on “PROPOSAL KEHIDUPAN, Portofolio Di Mata Sang Pemilik Kehidupan

    Rizqy said:
    10 April 2010 pukul 9:11 pm

    Assalamu’alaikum, Pak Bayu.
    Saya minta ijin untuk memasang link SMK Gratis di blog saya, sekatrang sudah saya coba dan Alahamdulillah berhasil. Sekalian belajar tag HTML, Pak…
    (^_^)

      masbay responded:
      12 April 2010 pukul 7:50 am

      ‘alaykumsalam, silahkan…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s